Sunday, 18 August 2013

Honda GL100/82 Modief CB Glatik

Pembaca yang budiman ... yang namanya hoby itu terkadang sulit dimengerti. Setelah pernah merawat honda C70 dan C50, rasanya pengin sekali nambah satu pengalaman merawat honda dari jenis yang laen (khususnya untuk cowok)

Alhamdulillah setahun yang lalu dapet kendaraan Honda GL100/82 (berupa bahan). Coz mesinnya mati, surat2 dan kitab lengkap akan tetapi pajaknya mati dah lama.

Dan akhirnya timbul keinginan untuk memodifikasi tuh motor menjadi CB Glatik tapi bisa berlari dengan kencang.

Penmapakannya seperti ini
1. Sebelum dimodif

2. Mulai perubahan, sudah mulai membentuk honda CB Glatik

3. Mulai pengecatan, pilihanku jatuh pada warna hitam, sesuai dengan surat dan kitab


4. Dan kini mesinnya pun sudah kunaikan, dari standart 100cc menjadi 160cc. Sehingga untuk pulang jarak jauh Ngawi - Solo dan kemarin saya pake untuk naik ke gunung Lawupun tidak ada masalah yang berarti.



Honda C50/74 Warisan Mbah Kakung

Assalamu alaikum Wr. Wb

Dah lama nih saya tidak mengunjungi blok http://motorantiku.blogspot.com/. Pengin rasanya mengupdate lagi nih.

Ceritanya gini, beberapa bulan yang lalu sebelum puasa tiba2 ditengah malam saya dikagetkan dengan telpon seseorang (ibu2 lagi).

Ibu Faifda : "Assalamu alaikum wr. wb. pak fata ini saya faifda !"
Saya: "Wa 'alaikum salam bu  faifda, ada apa nih .... dah lama ndak jumpa."

IF : "Gini pak, sepertinya saya dah kwalahan ngopeni kendarakannya mbah kung ni. Kalo njenengan kersa, mangga panjenengan pundut !"
Sy : "C50 merah yang mogokan niku bu ? Nggih Insya Allah, mbenjang nggih ?"

IF : "Nggih pak, sumangga. Calling langkung rumiyin nggih !"
Sy : "Nggih, Insya Allah"

Tahu nggak pembaca yg budiman, sebenarnya saat itu saya baru aja bokek/alias baru saja kehilangan tas Laptop kerjaku dan berikut dengan smua isinya termasuk uang beberapa juta rupiah. Namun karena ada yang menawarkan honda antik C50/74 warna merah, akhirnya bagaimanapun caranya aku harus mendapatkannya (yang penting halal).

Dan benar, ke-esokan harinya motornya mbah kung Safa'at saya ambil yang kondisinya seperti ini




Namun kini setelah direstorasi kondisinya seperti ini 









Alhamdulillah motor dah jadi, suara halus dan bisa berlari cukup kencang untuk ukuran motor 50 cc. Senang rasanya diri ini




Thursday, 11 July 2013

SI PLETHUK IJOI

Assalamu 'Alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Lama banget rasanya saya ndak menengok http://motorantiku.blogspot.com/ rasa-rasanya pengin nih kelalola lagi.

Buat para kolektor honda jadul, saya punya mainan baru nih. Kali2 aja ada yang berminat. Honda C70 th 1974 dengan spesifikasi sebagai berikut;
1. Honda C70 Tahun 1974,
2. Warna Hijau (New Rekondisi Warna Aslinya),
3. Mesin standart
4. Doble starter OK,
5. Smua phanel hidup,
6. Reteng hidup,
7. Pengapian CDI,
8. Catu daya Aki 12Volt,
9. Surat2 & Kitab ada (tembus),
10. AD *** Solo, Atas Nama Sendiri,
11. Pajak Panjang sanpe Mei 2014
12. Harga Klangenan

Minat silakan call di 085729209737
Dan ini penampakannya

Tuesday, 19 October 2010

Kembalinya Sang Legendaris Honda C50 (UDAH LAKU )

Al hamdulillah, setelah dengan susah payah. Akhirnya merekonstruksi ni motor sudah nyampe 90% jadi. Mohon doanya semoga cepat selesai.

Sebagai catatan seperti inilah perjalanan hidupku.



Gara-gara dipakai membajag sawah, akhirnya hancurlah diriku



Setelah ganti pemilik, diriku seolah-olah terlahir kembali



Wednesday, 15 September 2010

Mantan Pembajak Sawah (UDAH LAKU)


Pembajag Sawah, itulah sebutanku. Karena itulah tugas terakhirku sebelum pindah ke Bos terbaruku. Namun demikian, walaupun penampilanku boleh dikata sangat menjijikan -justru karena itu- aku sudah 3 kali juara nasional sebagai motor terjelek untuk kelas Honda C50


Konon ... menurut informasi yang kudapat bahwa bosku yang terbaru ini sangat mencintai motor-motor yang sejenis denganku. Tapi bukan untuk dimiliki, akan tetapi untuk dijual kembali. Setelah sebelumnya dipermak ulang dan catnya direcondisi ulang, serta dipercantik asesorisnya.

Dan yang aku herankan, begitu melihat diriku (dipojok rumah bosku yang lama) kok bisa-bisanya tertarik ya !!!

Padahal yang hidup dari diriku tinggal BPKB & STNK aja. Selebihnya Death Pulll (alias mati).


Namun harus kuakui kegigihan bosku yang baru ini, ia akan menjadikanku lagi sebagai motor yang cantik, enak dipandang, enak dilihat, enak dinaiki dan tentunya untuk klangenan. OK sampai disini dulu informasinya sambil kita tunggu perkembangannya

Monday, 5 July 2010

Jual Speedometer Honda C70 dan C50 (SUDAH LAKU)

Dijual ni speedometer honda C50.

Kondisi OK banget & sangat istimewa
Speedometer C59 ini aku jual seharga Rp. 300.000,- (ongkos kirim ditanggung pembeli)









Maaf, untuk speedometer Honda C70 belum ada pick-nya.

Adapun Speedometer C70 aku jual dengan harga Rp. 250.000,- ((ongkos kirim ditanggung pembeli).

Bila berminat silakan kontak/SMS terlebih dahulu ke no berikut ini.

02717575478

Pembayaran bisa ditransfer melalui Bank Mandiri atas nama

Choirul Fata
No. Rek. 138-00-0739783-4

Monday, 21 June 2010

New Model: Honda Super Cub 110

Well, Honda is releasing a 110cc version of a heavily redesigned Super Cub.

These changes could be a good thing or a bad thing, depending on how you look at them. (I mean that figuratively and literally.)

There are many changes to the timeless bike. Right off the bat, one can see the ubiquitous leg guard has changed, as has the actual body style and type. The entire handlebar assembly has changed, as has the instrument face, all controls, and headlight and turn signal components.

No longer a stamped steel body/frame, the actual frames resides underneath plastic body panels. The website states this is to prevent rust.

I foretold these changes, when I saw a new Yamaha Mate, which is, as a friend of mine used to call such things back in high school, " a plastic chicken" when he was referring to the 'new'(80s) Corvettes. Basically, a shell of its former self.

Well, the Cub has retained the 'look' of the cub, at least, but really, so much has changed with the design, that a Chinese Symba might actually be closer to a Honda Super Cub than a Honda Super Cub (110) is now.

The 50 and 90 cc versions are unchanged from previous models, but don't expect them to stay that way for long. It will cost Honda too much money to run drastically different style builds under the same model name.

Horsepower is up, as one would expect, but not nearly as high as one would think with the more than double cubic displacement and programmed fuel injection (PGM FI).

A telescoping front fork has replaced the Super Cub signature leading link type. Perhaps points gained in riding comfort and lost in original style department ( I may be one of the last remaining leading link fans).

A two stage clutch mechanism has been added to ease shifting, according to the website. Also, an additional gear has been added, making it a 4 speed. (long overdue)

Mileage is considerably less than the 50cc and 90cc models.

The only remaining original elements from former the Super Cub design are the outward general appearance and step-thru design. The assembly of body and engine components (Thailand) lead one to believe that the Super Cub is no longer Super, nor a real Cub.

I'll wait and see one in person to make my final assessment. I will add that, as is obvious from my comments, I'm not too thrilled with most of the changes. If the workmanship is excellent, like previous Cubs, and the design (in person) is impressive, I'll say so. But if not, I'll state that too, just like I did when I noticed rust on the 2008 'anniversary' edition models last year.